Banjar, Jawa Barat – Suasana pagi di sebuah gang kecil mendadak ramai bukan karena tukang sayur, melainkan karena seekor ayam kampung bernama Si Jabrik resmi dilantik menjadi Ketua RT setempat.
Peristiwa ini bermula dari voting online warga yang awalnya hanya dibuat untuk “seru-seruan” oleh panitia karang taruna. Namun tak disangka, Si Jabrik memperoleh 78% suara, mengalahkan tiga kandidat manusia yang diduga kalah karena terlalu banyak janji.
“Saya pilih ayam karena dia paling konsisten—tiap pagi pasti bangunin warga. Disiplin banget,” ujar Pak Darto, salah satu warga.
Menurut panitia, keunggulan Si Jabrik terletak pada program kerjanya yang sederhana namun jelas, yaitu:
- Bangun pagi tanpa alarm
- Tidak korupsi karena tidak paham uang
- Selalu hadir di lingkungan (kecuali lagi dikejar anak-anak)
Pelantikan berlangsung khidmat, meski sempat tertunda karena Si Jabrik sibuk mengejar jangkrik di halaman. Setelah dilantik, ia langsung “berpidato” dengan suara kokok panjang yang ditafsirkan warga sebagai komitmen kerja 5 tahun ke depan.
“Jujur, saya kalah strategi. Harusnya saya juga belajar kokok biar relatable,” kata Pak Rudi sambil menghela napas.
Sejak menjabat, perubahan mulai terasa. Warga kini bangun lebih pagi, rapat RT dimulai tepat waktu (karena ayam tidak mengenal kata ‘ngaret’), dan jumlah nasi sisa berkurang drastis.
Namun ada juga kekhawatiran dari sebagian warga, terutama saat mendekati hari raya.
“Kami cuma takut aja… jangan sampai ketua RT kita tiba-tiba jadi opor,” ujar Bu Siti dengan nada serius.
Hingga berita ini diturunkan, Si Jabrik masih menjabat aktif dan terakhir terlihat memimpin patroli keamanan sambil mematuk sandal jepit mencurigakan.
Redaksi mencatat: Ini mungkin pertama kalinya warga sepakat bahwa “yang penting bukan janji, tapi bukti—meski berbulu.”
Ingin Buat Undangan Pernikahan Digital?
Buat undangan pernikahan profesional dan elegan hanya dalam 5 menit. Desain premium, mudah digunakan, dan bisa diakses di semua perangkat.
Order Sekarang